Mencicipi Kuliner Ayam Rarang Khas Lombok

Lombok merupakan surganya wisata. Mulai dari wisata Kuliner yang berupa masakan pedas khas Lombok, wisata religi seperti Masjid Kuno bilok petung dan berbagai wisata alam yang terhampar di berbagai sudut pulau Lombok.

Bagi para pecinta kuliner di Indonesia jika berbicara kuliner khas Lombok seolah tiada habisnya. Salah satu kuliner asli Lombok dengan citarasa pedas adalah Ayam Rarang. Nama rarang sendiri adalah dari nama desa asal masakan tersebut yaitu Desa Rarang di Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur. Dengan tampilan yang menggugah selera dan merah menyala akan menjadikan rasa lapar dengan tiba-tiba dan ingin segera makan.

Rinjani Lodge Lombok Restaurant dengan latar belakang pemandangan alam dan pool terbuka sangat cocok untuk menikmati Kuliner Ayam Rarang. Sumber IG @mandarif

Ayam Rarang sekilas seperti ayam balado yang dibungkus merahnya cabai tetapi ketika kita merasakan secara langsung akan terasa berbeda. Apalagi dengan Ayam Taliwang citarasanya juga berbeda meskipun sama-sama pedas. Ayam Rarang memang kalah populer dengan Ayam Taliwang yang sudah terkenal di pelosok nusantara akan tetapi citarasa pedas olahan ayam khas Lombok satu ini tidak kalah.

Ayam Rarang dan Ayam Taliwang Apa Bedanya?

Perbedaan antara Ayam Taliwang dan Ayam Rarang adalah makanan lain yng menjadi pengiring makanan utama. Ayam rarang penyajiannya menggunakan kuah berupa sayur bening sebagai makanan olahan pengiring masakan utama. Selain itu penyajiannya juga menggunakan ampela goreng dan kedelai goreng.

Hal lainnya yang menjadikan beda adalah hidangan ini di buat dengan bumbu khas Lombok yang telah dimasak terlebih dahulu. Dan Ayam Rarang menggunakan bahan ayam kampung yang muda sehingga tekstur dagingnya tidak terlalu kenyal. Salah satu yang menjadi rahasia lezatnya ayam Taliwang adalah terasi yang sering dijadikan oleh-oleh khas Lombok oleh wisatawan.

Bumbu Rahasia Cabai Merah Hitam dan Sebiyo Gero

Pada masakan khas Lombok ini ada Cabai Merah Hitam dan juga Sebiyo Gero. Cabai merah hitam merupakan cabai kering. Akan tetapi proses pengeringan dari cabai ini berbeda dengan sebiye gero. Jika cabai sebiye gero di keringkan dengan sinar matahari, tetapi untuk cabai merah hitam dikeringkan dengan diasap di dapur. Dengan menaruh cabai di para-pra dapur sehingga cabai akan kering terkena asap dari tungku dapur.

Ayam Rarang dan Ayam Taliwang sangat berbeda dalam proses pembuatannya dan bumbu yang digunakan. Meskipun ada beberapa bumbu yang sama digunakan untuk membuat Ayam Rarang dan Ayam Taliwang sehingga memiliki citarasa yang khas yaitu sebiye gero.

BumbuSebiye gero sendiri merupakan cabai rawit kering yang proses pengeringannya dengan dijemur selama berhari-hari . Rasa pedas akan muncul secara perlahan-lahan akan tetapi rasa pedas yang dihasilkan bertahan lama. Rasa panas dan pedas yang dihasilkan oleh bumbu cabai ini memang unik.

Oleh karena itu dalam pembuatan masakan khas Lombok yang menggunakan bumbu cabai ini perlu hati-hati dalam pemakaiannya agar tidak terlalu pedas. Cabai kering ini digunakan sebagai bumbu sekaligus pengawet pada masakan olahan khas Lombok.

Penggunaan cabai merah hitam atau Sebiyo gero ada pada berbagai masakan khas Lombok seperti Ayam Rarang, Ayam Taliwang, Ayam Pelalahan dan Sate Rembiga. Dan deretan makanan tersebut merupakan makanan yang wajib dicicipi saat berkunjung ke Lombok.

Menikmati Ayam Rarang

Anda bisa mencari tempat terbaik dalam menikmato kuliner khas Ayam Rarang. Berbagai restoran khas Lombok biasanya menyediakan kuliner ini. Dengan menyewa kendaraan di jasa sewa mobil Lombok anda bisa berkeliling di Lombok untuk menemukan tempat makan yang disukai.

Ayam Rarang sangat cocok dinikmati ketika bersama keluarga dan berada di tempat yang memiliki suasana tradisional Lombok. Rinjani Lodge Lombok bisa menjadi salah satu tempat untuk menikmati masakan tradisional ini. Dengan berlatar Gunung Rinjani yang menjulang tinggi beserta hawa sejuknya menjadikan momen yang akan selalu terkenang.

AYam Rarang. Sumber IG @muliaaris

Biasanya meskipun menu ayam Rarang disediakan oleh restoran besar akan tetapi proses pengolahannya tetap menggunakan metode yang masih tradisional. Hal ini bertujuan agar citarasa dari kuliner pedas Ayam Rarang tetap original.

Itulah ulasan mengenai kuliner Ayam Rarang yang merupakan kuliner khas Lombok yang memiliki citarasa pedas. Jangan lupa membaca artikel lainnya tentang mitos-mitos di Pulau Lombok pada website PagiTrans ini. Terimakasih dan semoga bermanfaat.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp WhatsApp