Danau Segara Anak

7 Hal Tentang Danau Segara Anak

Bagi Anda yang suka melakukan pendakian tentu sudah tidak asing lagi mendengar nama Danau Segara Anak. Baik Anda yang pernah mendaki Gunung Rinjani maupun tidak pernah mendaki gunung yang satu ini. Banyak Pendaki yang melakukan pendakian ke Gunung Rinjani, hingga hampir setiap hari tidak pernah sepi dari yang Wisatawan.

Walaupun Gunung Rinjani masih berstatus aktif tetapi tidak membuat hati Para Pendaki mengurungkan keinginanya, malahan disitulah tantangan tersendiri bagi mereka. Tinggi Gunung Rinjani termasuk dalam 10 gunung tertinggi di Indonesia sehingga membutuhkan bekal dan tenaga yang cukup untuk dapat mencapai puncaknya. Rasa capek, ngantuk, pegal, dan letih akan terobat ketika mencapai puncak Gunung Rinjani. Karena dari atas puncaknyalah keindahan alam Gunung Rinjani dan Pulau Lombok akan tanpak secara jelas.

Salah satu keindahan yang bisa dilihat dan dinimati oleh Pendaki adalah Danau Segara Anak. Danau Segara Anak merupakan salah satu alasan utama kenapa Gunung Rinjani terlihat begitu cantik sehingga membuat banyak sekali Pendaki ingin mendakinya. Kalimat yang sering diucapkan oleh Pendaki “Mendaki Gunung Rinjani tanpa singgah di danau ini rasanya sia-sia”.

Danau Segara Anak
Danau Segara Anak dari atas. Sumber Unsplash

1. Nama Danau Segara Anak

Segara Anak adalah danau kawah Gunung Rinjani, yang berada di Puncak Gunung Rinjani. Nama Segara (bahasa Jawa untuk laut), Anak berarti anak, sehingga Segara Anak berarti anak laut. Diberikan nama tersebut karena warna biru Segara Anak mengingatkan danau laut. Danau ini berada pada ketinggian kurang lebih 2.000 mdpl dengan luas danau 1.100 ha dan kedalaman 230 m. Konon air danau inilah yang mengalir dan menjadikan adanya Air Terjun Tiu Kelep di kaki Rinjani.

2. Danau Tertinggi di Indonesia

Selain pemandangan yang begitu indah, hal lain yang membuat Segara Anak menjadi spesial adalah lokasinya yang berada di ketinggian, yakni pada ketinggian sekitar 2.010 mdpl. Fakta tersebut membuat danau ini masuk ke dalam daftar salah satu danau tertinggi di Indonesia.

Seperti diketahui, ada beberapa danau di Indonesia yang lokasinya berada di atas gunung, termasuk Danau Ranau Kumbolo di Gunung Semeru dan Danau Gunung Tujuh di Taman Nasional Kerinci Seblat. Sedangkan untuk danau tertinggi di Indonesia sendiri adalah Danau Habena dengan ketinggian 3.321 mdpl dan yang berada di Pegunungan Trikora, Papua.

3. Mitos Umur

Hampir semua tempat di sebuah gunung memiliki mitosnya masing – masing, tidak terkecuali Segara Anak. Ada sebuah mitos di danau ini yang mengatakan bahwa barang siapa yang melihat danau ini sebagai danau yang luas, maka orang tersebut akan memiliki umur yang panjang. Sebaliknya, barang siapa yang melihat danau ini sebagai danau yang sempit maka ia akan memiliki umur yang relatif pendek.

Terkait kebenaran atas mitos tersebut jangan sampai membuat Para Pendaki takut untuk melihat Danau Segara Anak, apalagi bagi Para Pendaki yang melihat Danau Segara Anak dengan danau yang sempit. Karena mengenai umur kita selaku manusia tidak ada yang tahu.

Selain itu, Penduduk Asli Lombok yang beragama Islam yang mendiami sekitar Desa Bilok Petung meyakini bahwa Danau Segara Anak merupakan bersemayam Para Wali yang telah meninggal. Sedangkan orang Hindu Pulau Lombok dan Bali memyakini bahwa Danau Segara Anak merupakan tempat bersemayam dewa – dewa. Sehingga setiap waktu tertentu orang Hindu menyimpan sesajian di danau ini sebagai persembahan untuk dewa – dewa.

Jalur pendakian Rinjani. Sumber Unsplash

4. Memancing di Danau

Prinsip yang sering ada pada diri Para Pendaki ketika ingin turun atau pulang dari pendakian yakni “Jangan tinggalkan apapun kecuali jejak”. Itulah salah satu prinsip yang harus dipegang betul oleh semua pendaki untuk menjaga kelestarian lingkungan di gunung. Bahkan apabila melanggar prinsip tersebut akan berdampak pada individu atau tim yang melakukan pelanggaran. Pelanggaran tersebut berakibat pada hukuman yang diberikan oleh Pihak Pengelola Gunung berupa denda uang atau hukuman fisik.

Namun, hal itu tidak berlaku di Danau Segara Anak karena tidak ada larangan untuk mengambil ikan dengan cara memancing. Jadi, ketika mendaki Gunung Rinjani tidak ada salahnya Para Pendaki membawa peralatan memancing dari rumah agar bisa merasakan sensasinya memancing di Segara Anak. Kapan lagi Para Pendaki bisa mancing di gunung? Apalagi ikan hasil pancingan bisa dibawa Pulang atau makan di tempat perkemahan.

5. Gua sekitar Danau

Sesudah memancing di Danau Segara Anak Para Pendaki dapat menjelejahi 3 objek wisata lainnya, yang sayang untuk terlewatkan yakni Gua Susu, Gua Payung, dan Gua Manik. Di antara ketiga Gua tersebut nama Gua Susu adalah paling terkenal. Gua ini berjarak sekitar 1 km dari danau sehingga Pendaki harus trekking terlebih dahulu untuk sampai ke sana.

6. Memerlukan Waktu 7 Jam

Danau Segara Anak berada pada ketinggian sekitar 2.010 mpl sehingga membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit untuk bisa mencapai ke danau yang nan indah ini. Jalur yang dilewati oleh Para Pendaki bisa melalu Jalur Senaru atau Sembalun dengan waktu rata – rata 7 s/d 8 jam. Maka sangat dibutuhkan tips mendaki Rinjani bagi pendaki pemula.

Dengan waktu 7 s/d 8 jam sebaiknya Para Pendaki mulai mendaki dari kaki gunung ketika pagi hari, agar sampai ke puncak tidak kemalaman atau selama perjalanan tidak dalam suasana gelap, karena apabila suasana gelap akan mempengaruhi atau menganggu pendakian. Untuk persiapan pendakian Pendaki bisa beristirahat di Rinjani Lodge Lombok yang berada di daerah sembalun sebelum melakukan pendakian.

7. Gunung Diatas Gunung

Gunung diatas gunung terdengar cukup aneh tetapi memang ada. Saat Pendaki berdiri di tepi Danau Segara Anak dan mengarahkan pandang ke salah satu arah akan mendapati sebuah pemandangan unik, yakni sebuah gunung di atas gunung. Ya, di Gunung Rinjani ada sebuah gunung yang lokasinya berada di atas gunung. Namanya adalah Gunung Barujari, gunung tersebut berada persis di salah satu tepi Danau Segara Anak. Gunung Baruraji akan terlihat begitu indah dnegan latar Danau Segara Anak dan kawah Gunung Rinjani jika dilihat dari puncak Rinjani.

Dibalik keindahan Danau Segara Anak tetapi belum bisa dinimati secara langsung oleh Para Pendaki karena pasca gempa bumi yang terjadi pada Agustus 2018 silam. Gunung rinjani ditutup total dan dibuka pertengahan tahun 2019 pada bulan 14 juni. Para Pendaki tidak diperkenankan menuju puncak Rinjani dan Danau Segara Anak, hanya bisa sampai di Pelawangan.

Pelawangan dianggap cukup layak dijadikan akhir pendakian untuk sementara ini hingga PVMBG menilai seluruh kawasan aman. Tapi meskipun demikian, rasanya Para Pendaki tidak perlu kecewa karena panorama Pelawangan Sembalun atau Senaru sudah cukup cantik. Pelawangan memiliki dataran cukup luas untuk berkemah. Dari lokasi ini, Pendaki bisa melihat puncak Gunung Rinjani tanpa harus mendakinya sekaligus menikmati keindahan Danau Segara Anak dan Gunung Baru Jadi (Anak Gunung Rinjani) yang masih aktif.

Segara Anak dibalik kabut. Sumber Unsplash

Untuk melakukan pendakian melewari jalur senaru anda bisa menyewa mobil di jasa sewa mobil Lombok agar bisa skaligus mengunjungi destiasi wisata lainnya. Itulah ulasan mengenai Danau Segara Anak yang merupakan danai di Taman Nasional Gunung Rinjani. Semoga artikel ini bermanfaat.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.