Tips Mendaki Gunung Rinjani untuk Pemula

Tips Mendaki Gunung Rinjani untuk Pemula

Gunung Rinjani
Gunung Rinjani. Sumber: nyero.id

Tips Mendaki Gunung Rinjani untuk Pemula

Gunung Rinjani dil Lombok menawarkan keindahan alam yang akan membuat pendaki berdecak kagum. Maka dari itu, Gunung Rinjani selalu menjadi pilihan destinasi untuk para pencinta alam. Bukan hanya pendaki dari Indonesia saja, namun pendaki mancanegara pun berkunjung untuk menyaksikan keindahan alam pegunungan Rinjani.

Mendaki Gunung Rinjani pastinya membutuhkan persiapan, apalagi untuk pemula yang belum memiliki banyak pengalaman. Karena pengunungan Rinjani bukanlah gunung yang dapat didaki dalam waktu 1 atau 2 hari saja, namun membutuhkan waktu hingga 3 sampai 5 hari untuk tiba di puncak Rinjani. Jadi bagi para pendaki harus memiliki persiapan yang matang jika ingin mendaki ke Gunung Rinjani.

Mendaki Gunung Rinjani
Mendaki Gunung Rinjani.Sumber : inews.id

Berikut ini akan kamu ulas mengenai Beberapa Persiapan Mendaki Gunung Rinjani untuk Pemula

1. Persiapan fisik

Jangan menganggap remeh persiapan fisik, karena sangat penting untuk keberhasilan dalam suatu pendakian. Gunung Rinjani memiliki jalur pendakian yang cukup panjang, terjal, menguras mental dan fisik.

Persiapan fisik yang matang menjadi salah satu bekal utama bagi para pendaki gunung. Banyak sekali olahraga yang dapat dilakuka untuk melatih stamina tubuh seperti renang, jogging dan bersepeda. Baca juga : Mau Jadi Backpacker ? Rajin Olahraga, Donk…!

Hal penting kenapa harus mempersiapkan fisika adalah karena mendaki gunung bisa menempuh berhari-hari. Jika anda menganggap jika nanti bisa saja istirahat maka anda bisa membebani kelompok pendaki anda. Dan akhirnya waktu pernjalanan bisa lebih lama di bandingkan perkiraan.

2. Ketahui kondisi medan pendakian

Sebelum Anda memutuskan untuk mendaki Gunung Rinjani. Sebaiknya pelajari terlebih dahulu medan rinjani sehingga Anda mengetahui secara detail, salah satunya yaitu dimana rute dan sumber air dapat ditemukan.

Kemudian tempat camping, dimana tempat Anda bisa bermalam saat melakukan pendakian Gunung Rinjani. Dengan tempat dan waktu istirahat yang cukup, maka Anda dapat melanjutkan perjalanan di pagi harinya dengan kondisi tubuh yang fit.

Informasi ini bisa anda dapatkan melalui internet. Anda juga bisa bertanya kepada jasa guide di gunung rinjani beberapa waktu sebelum anda memutuskan untuk mendaki. Juga bisa bertanya kepada orang yang sebelunya pernah mendaki gunung Rinjani.

3. Persiapan perlengkapan saat melakukan pendakian

Persiapkan semua perlengkapan sematang mungkin, jangan sampai ada barang penting yang tertinggal. Agar hal itu tidak terjadi, sebaiknya buatlah ceklist barang apa saja yang akan dibawa dan kemudian periksa kembali sebelum Anda memasukkan ke dalam ransel.

Jika Anda ingin menyewa peralatan basecamp, maka sebaiknya booking terlebih dahulu barang apa saja yang akan Anda sewa untuk melakukan pendakian. Karena pada saat musim pendakian sedang ramai, biasanya barang-barang yang disewakan sudah habis di sewa. Tentunya Anda tidak ingin rencana mendaki menjadi gagal atau Anda tidak membawa perlengkapan lengkap.

Perkemahan Gunung Rinjani
Perkemahan Gunung Rinjani. Sumber : mongabay.co.id

4. Jangan langsung mendaki

Ketika Anda sampai di basecamp, sebaiknya istirahat terlebih dahulu sebelum melakukan pendakian. Hal ini sangat bermanaat untuk menyesuaikan dengan kondisi lingkungan. Apalagi jika Anda datang dari luar kota, tentu hal itu menjadi sebuah kewajiban.

Jarak bandara serta pelabuhan yang cukup jauh akan membuat tubuh Anda merasa lelah selama perjalanan. Jadi jangan pernah memaksakan untuk mendaki langsung jika Anda tidak ingin hal yang tidak diinginkan terjadi.

5. Pilih jalur Sembalun atau Senaru

Tentukan jalur mana yang akan Anda pilih saat mendaki Gunung Rinjani. Jika tujuannya puncak, maka jalur Sembalun merupakan pilihan jalur yang tepat karena jalur tersebut langsung menuju puncak. Namun jika tujuan Anda Danau Segara Anak, sebaiknya Anda memilih jalur Senaru karena memiliki pemandangan yang sangat indah dan langsung menuju Danau Segara Anak.

Meskipun terdapat beberapa jalur lain Timbanuh dan Torean namun jalur Senaru dan Torean merupakan jalur yang ramai dan paling umum digunakan untuk pendaki pemula.

6. Istirahat

Jangan pernah gengsi untuk mengatakan istirahat kepa teman-teman seperjalanan. Karena istirahat merupakan hal yang penting untuk keberhasilan dalam sebuah pendakian. Seseorang memiliki kondisi fisik yang berbeda-beda, maka dari itu jika merasa lelah maka segera untuk melakukan istirahat. Malahan jika anda terus memaksa kan diri, dan anda pingsan, maka anda malah membuat kelompok perjalanan anda semakin berat.

Bersihkan Gunung Rinjani
Bersihkan Gunung Rinjani. Sumber : travel.kompas.com

7. Membawa sampah turun

Ini merupakan tips terakhir mendaki gunung rinjani untuk pemula yaitu jangan meninggalkan sampah ketika Anda mendaki digunung manapun. Ingat, karena bukan Anda saja yang ingin menikmati keindahan Gunung Rinjani. Maka jika telah dipenuhi dengan sampah, maka tempat akan terlihat kumuh dan mengurangi keindahan alamnya. Membersihkan sampah juga akan melestarikan alam sekitar. Kondisi alam yang bersih akan membuat alam itu semakin asri dan alam akan bisa tumbuh lebih subur.

Jadi bagi Anda para pendaki, sebaiknya untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar, jika makan di perjalanan maka kantongilah bungkus makanan tersebut jangan sampai dibuang pada jalur pendakian. Jika perlu, Anda membawa trash bag sebagai tempat membuang sampah Anda.

Demikian lah ulasan kami mengenai Beberapa Persiapan Mendaki Gunung Rinjani untuk Pemula. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda, khususnya bagi anda yang akan mendaki gunung rinjani. Sampai jumpa di artikel lombok berikutnya.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp WhatsApp